Hai kalian semua yang mau menyempatkan waktunya untuk membaca tulisanku ini, kali ini aku akan menuliskan gagasan atau ide yang aku cetuskan bersama rekanku satu sekolah yaitu ka Nadine Immanuel (@nadineinne) tentang sebuah kegiatan sosial yang bernama "Bhakti Anindya Peduli".
Pertama ide ini muncul dari pikiranku untuk membantu saudara-saudara islam yang sedang berperang melawan Tentara Israel di Gaza sana, dan ide itu pun sudah aku share kepada Pembina Kesiswaan disekolahku. Namun, saat siang hari aku sedang berselancar di dunia twitter, aku melihat salah satu following ku menuliskan di Blog nya tentang perjuangan seorang Kakek mengurus Istri dan Anaknya yang lumpuh. bisa kalian cek disini http://http://bantuinyuk.blogspot.com/2012/11/umurnya-hampir-70-tahun-lebih.html
Entah kenapa siang itu aku merasa Tuhan menunjukkan kepadaku dan seperti berseru kepadaku "Hei Luk, ini loh ada yang lebih dekat lagi untuk kamu bantu, sebelum kamu membantu saudara-saudara di negeri orang". Ya seperti itu yang aku rasakan saat siang itu. Langsung lah aku menghubungi ka Nadine, dan kita rencanakan untuk kedepannya seperti apa kedepannya.
Sebenarnya kegiatan ini bertujuan agar siswa-siswa Bhakti Anindya bisa lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya, dan tidak terkesan cuek dengan orang-orang yang sebetulnya membutuhkan uluran tangan kita bersama.
Dan untuk sementara ini kegiatan ini diisi oleh gabungan dari anak-anak OSISMPK,ROHIS DAN CHOICE BHAKTI ANINDYA. Lalu, aku akan jelasin apa planning-planning yang akan kita jalankan.
Inilah rincian rencana kita kedepannya untuk kegiatan ini:
1. Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin misalnya setiap dua bulan sekali atau tiga bulan sekali, tidak hanya menjadi kegiatan yang terkesan dadakan.
2. Untuk sosok peduli yang akan dibantu itu kita ambil dari rekomendasi semua warga sekolah meliputi siswa-siswa Bhakti Anindya,Bapak/Ibu Guru serta para staff. Kita akan terima kapanpun rekomendasi itu diajukan kepada kita, dan nantinya akan kita musyawarahkan dan kita pilih untuk menjadi sosok peduli kita yang akan kita bantu. Dan juga seperti sosok-sosok dan kejadian atau peristiwa seperti bencana alam yang ada media massa, seperti televisi,koran,majalah atau apapun, kita akan mengikuti perkembangan itu.
3. Semua siswa-siswa Bhakti Anindya boleh ikut serta untuk bergabung bersama kami menjadi relawan yang mensosialisasikan kegiatan ini, karna ini bukan suatu organisasi baru melainkan perkumpulan orang-orang yang peduli dan berjiwa sosial untuk membantu siapapun yang berhak kita beri bantuan.
4. Kita akan melibatkan semua warga sekolah untuk ikut andil dalam membantu siapapun sosok peduli kita.
5. Kita mempunyai rencana untuk mengadakan Road Action, jadi meminta bantuan diluar sekolah seperti dipinggir-pinggir jalan. Dan juga kita berencana untuk Join Activity bersama sekolah-sekolah lain, dalam hal ini Sekolah Strada dan MTS. di depan vihara dekat sekolah kita (gak tau nama sekolahnya), sebagai bentuk silaturahmi kita diwilayah sekitar sekolah kita.
6. Kita juga berencana untuk menempatkan kegiatan ini di acara-acara sekolah kita, seperti Renindya,Pesantren Romadhon,Peringatan Natal dan lain-lain.Agar dikemas menjadi lebih menarik.
7. Dan untuk setiap kegiatan peduli, kita akan share di mading sekolah dan di grup-grup sekolah di sosial media, agar semua warga Bhakti Anindya dapat mengetahui sedetail-detailnya tentang kegiatan ini.
Itulah kiranya planning kegiatan yang akan kami lakukan, dan kami sangat mengharapkan kepada semua warga BA untuk memberikan saran untuk kegiatan ini, agar kegiatan ini bisa lebih baik dan bisa lebih menarik untuk dikembangkan dilingkungan sekolah kita. Dan juga memberikan dukungan yang positif agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik.
Untuk info selanjutnya, kami akan menempelnya di mading sekolah. Dan untuk informasi lebih bisa hubungi:
Luke Andaresta (XI TKJ2) dan Nadine Immanuel (XII MM4).
Sekian dan Terimakasih.
"From BA to all"
Wednesday, November 28, 2012
Monday, November 19, 2012
Aku ingin saat itu kembali..
Malam itu entah kenapa tanganku jahil sekali mengobrak-abrik tumpukan-tumpukan album kenangan yang sudah Ibuk rapihkan di buffet rumahku. Rasanya aku ingin sekedar tersenyum dan mengingat-ingat kembali tentang kenangan-kenangan masa kecilku dulu. Ya, karna mungkin aku tipe orang yang suka bernostalgia.
Banyak foto-foto yang aku temui, ada foto-foto pernikahan Ibuk dan Bapak, ada foto-foto saat mereka masih berpacaran, dan juga ada foto-foto masa kecilku dulu yang mungkin sekarang jika aku memandang itu semua, rasanya aku hanya bisa berbinar dan tersenyum haru melihat kepolosan-kepolosanku dulu saat masih kecil.
Contohnya foto yang ada di atas itu, foto itu diambil kata Ibuk saat aku masih berusia 1 tahun. Saat aku berulang tahun. Lihatlah, seorang Luke kecil yang sangat bahagia walaupun sepertinya Bapak dan Ibuknya mengajaknya untuk meniup lilin angka satu bersama-sama tapi Dia malah tersenyum dan entah apa yang ada dipikirannya saat dihadapkan oleh nasi tumpeng sederhana bikinan Ibuknya itu. Ya mungkin saat itu yang ada dipikirannya hanya bisa tertawa, melihat teman-teman datang kerumah, melihat lilin yang menyala diatas tumpeng itu dan pastinya bisa merayakannya bersama orangtua yang sangat menyayanginya.
Tapi saat ini Luke yang kecil telah menjelma menjadi Luke yang sudah remaja, Luke yang saat ini sudah tidak bisa lagi bahagia dengan dengan orangtua yang lengkap. Bapak yang dulu sering menemaninya entah berada dimana, semenjak perceraian nya dengan Ibuk, Bapak pergi entah kemana meninggalkan kita. Apa iya Bapak tidak merindukan Luke dan adik-adiknya? Apa iya tidak pernah terlintas dipikiran Bapak untuk bertemu dengan anak-anaknya? Tuhan, sungguh aku tetap bersyukur sampai saat ini bisa hidup bersama Ibuk dan Adik-adik ku,tapi pelengkap kebahagiaanku kini entah dimana. Bapak, Bapak dimana? Apa iya hanya Luke kecil yang dapat menikmati kebahagiaan bersama Bapaknya? Tuhan, sampai kapanpun siapapn itu pasti akan membutuhkan sosok Ayah didalam kehidupannya. Tak terkecuali aku. Ibuk memang hebat, dan orang yang sangat hebat menurutku, tapi aku ingin ada yang bisa menghebatkan Ibuk disaat Ibuk mulai hilang kehebatannya,saat Ibuk mulai kehilangan stamina nya, saat Ibuk sudah terlalu sering mengeluh kelelahan, saat Ibuk membutuhkan sosok yang dapat menemaninya dimasa tua nya. Tuhan, aku hanya ingin saat itu kembali, entah dengan Bapak kandungku atau dengan sosok Bapak yang lain yang bisa mencintai Ibuk, aku dan adik-adik ku, aku sangat ingin Tuhan. Aku sangat merindukan sosok itu dan aku sangat merindukan saat-saat dimana aku bisa hidup bahagia dengan orang tua yang lengkap.
19 November 2012
Luke Andaresta dan segala kerinduannya...
Thursday, November 8, 2012
Jangan banyak bicara,kerjakan dan selesaikan!
Akhir-akhir ini aku belajar untuk tidak terlalu banyak komentar dengan tugas yang dihadapkan kepadaku, tapi aku mengerjakan dan menyelesaikannya walaupun kadang dibenak hati ada keinginan untuk menolak. Aku kini sadar, bahwa sesuatu yang dihadapkan ke kita itu tidak selamanya harus kita fikirkan akibat buruknya, tapi kita jalani terlebih dahulu dengan ikhlas, baru kita akan tau itu baik atau buruk untuk kita.
Kadang agak merasa kesal dengan orang yang terlalu banyak 'omong' tapi akhirnya dia tidak mengerjakan tugas yang seharusnya dia kerjakan, dengan berbagai omongan-omongan yang kadang tidak logis menurutku yang dijadikannya sebagai alasan. Aku bukannya tidak pernah mengeluh, tapi mungkin aku mengurangi keseringan ku untuk mengeluh, aku pernah merasakan betul akibat buruk dari satu kata itu yaitu mengeluh. Saat kita melakukan sebuah pekerjaan atau tugas dengan setengah hati karna terlalu mengeluh, hasilnya tidak akan maksimal dan hanya membuat kita lelah dan merasa baru saja melakukan hal yang sia-sia. Dan itu betul pernah aku rasakan.
Maka dari itu, melalui tulisan pikiranku yang sederhana ini aku ingin mengajak teman-teman yang mungkin menyempatkan waktunya untuk membaca tulisanku ini, agar tidak terlalu cepat mengeluh dengan suatu tugas atau pekerjaan yang belum kita kerjakan, tetapi jalani dulu dengan ikhlas, lalu kita akan tau apa itu baik atau buruk untuk kita dan percayalah akan ada selalu hasil yang maksimal apabila kita mengerjakan segala sesuatunya dengan kelapangan hati dan ketulusan.
Luke
Kadang agak merasa kesal dengan orang yang terlalu banyak 'omong' tapi akhirnya dia tidak mengerjakan tugas yang seharusnya dia kerjakan, dengan berbagai omongan-omongan yang kadang tidak logis menurutku yang dijadikannya sebagai alasan. Aku bukannya tidak pernah mengeluh, tapi mungkin aku mengurangi keseringan ku untuk mengeluh, aku pernah merasakan betul akibat buruk dari satu kata itu yaitu mengeluh. Saat kita melakukan sebuah pekerjaan atau tugas dengan setengah hati karna terlalu mengeluh, hasilnya tidak akan maksimal dan hanya membuat kita lelah dan merasa baru saja melakukan hal yang sia-sia. Dan itu betul pernah aku rasakan.
Maka dari itu, melalui tulisan pikiranku yang sederhana ini aku ingin mengajak teman-teman yang mungkin menyempatkan waktunya untuk membaca tulisanku ini, agar tidak terlalu cepat mengeluh dengan suatu tugas atau pekerjaan yang belum kita kerjakan, tetapi jalani dulu dengan ikhlas, lalu kita akan tau apa itu baik atau buruk untuk kita dan percayalah akan ada selalu hasil yang maksimal apabila kita mengerjakan segala sesuatunya dengan kelapangan hati dan ketulusan.
Luke
Wednesday, October 31, 2012
Selamat Datang November, dan Selamat Tinggal Oktober yang "Ajaib"
Selamat datang november..
Dan selamat tinggal oktober yang aku sebut ajaib. Iya ajaib, karna dibulan itu aku merasa sangat dekat dengannya. Banyak percakapan-percakapan manis didalamnya, banya senyuman yang mengagetkan untukku, banyak kejutan juga diantara kita yang membuat kita menyebutnya oktober yang ajaib. Baru ini aku menyebut oktober sebagai bulan yang ajaib, yang tak pernah aku berikan pada oktober-oktober yang telah aku lalui dikehidupanku.
Sebetulnya bulan apapun indah jika didalamnya banyak 'memories' bersamamu. Untuk kamu yang selalu spesial dihatiku, setiap pertemuan baik yang disengaja ataupun tidak itu sangat memberikan satu kesan dihati ku. Entah dengan perasaanmu bagaimana. Aku tidak peduli apa yang aku rasakan harus juga kamu rasakan, aku tulus melakukan itu semua. Semata-mata karna rasa cinta dan keyakinanu bahwa kamu orang yang akan membahagiakanku kelak.
Aku berharap tidak hanya oktober yang dapat aku sebut ajaib tapi disetiap tahun,bulan,minggu,hari,jam,menit bahkan setiap detik aku bisa menyebutnya ajaib, karna ada kamu yang selalu mengisi hari-hari dihidupku.
Ah kamu, tiada kata yang mampu melukiskan segala arti dari perasaanku ini padamu. Semua kata di dunia ini pun rasanya tak cukup, dan tak akan pernah cukup. Memang tak ada alat ukur perasaan, tapi jika kamu ingin mengetahui perasaanku bagaimana denganmu, kamu bisa mengetahuinya.
Dari segala bentuk perhatianku padamu disetiap messages yang aku kirimkan padamu. Apapun itu aku sangat menikmati segala proses ini, entah akan berujung dengan kebahagiaan seperti yang aku harapkan, atau berujung kekecewaan, yang jelas aku dan segala keterbatasan yang kupunya selalu ada disini untukmu....
Luke
Dan selamat tinggal oktober yang aku sebut ajaib. Iya ajaib, karna dibulan itu aku merasa sangat dekat dengannya. Banyak percakapan-percakapan manis didalamnya, banya senyuman yang mengagetkan untukku, banyak kejutan juga diantara kita yang membuat kita menyebutnya oktober yang ajaib. Baru ini aku menyebut oktober sebagai bulan yang ajaib, yang tak pernah aku berikan pada oktober-oktober yang telah aku lalui dikehidupanku.
Sebetulnya bulan apapun indah jika didalamnya banyak 'memories' bersamamu. Untuk kamu yang selalu spesial dihatiku, setiap pertemuan baik yang disengaja ataupun tidak itu sangat memberikan satu kesan dihati ku. Entah dengan perasaanmu bagaimana. Aku tidak peduli apa yang aku rasakan harus juga kamu rasakan, aku tulus melakukan itu semua. Semata-mata karna rasa cinta dan keyakinanu bahwa kamu orang yang akan membahagiakanku kelak.
Aku berharap tidak hanya oktober yang dapat aku sebut ajaib tapi disetiap tahun,bulan,minggu,hari,jam,menit bahkan setiap detik aku bisa menyebutnya ajaib, karna ada kamu yang selalu mengisi hari-hari dihidupku.
Ah kamu, tiada kata yang mampu melukiskan segala arti dari perasaanku ini padamu. Semua kata di dunia ini pun rasanya tak cukup, dan tak akan pernah cukup. Memang tak ada alat ukur perasaan, tapi jika kamu ingin mengetahui perasaanku bagaimana denganmu, kamu bisa mengetahuinya.
Dari segala bentuk perhatianku padamu disetiap messages yang aku kirimkan padamu. Apapun itu aku sangat menikmati segala proses ini, entah akan berujung dengan kebahagiaan seperti yang aku harapkan, atau berujung kekecewaan, yang jelas aku dan segala keterbatasan yang kupunya selalu ada disini untukmu....
Luke
Sunday, October 28, 2012
'Proses' adalah kuncinya
Ketika kita mempunyai 'mimpi', apa yang akan kita lakukan? Apa kita hanya memimpikannya saja? atau kita mencoba berusaha memberikan 'nyawa' pada mimpi kita. "Nyawa" pada sebuah mimpi. Iya setiap orang yang mempunyai mimpi pasti akan berusaha memberikan nyawa pada mimpi mereka sehingga mimpi mereka menjadi hidup dan benar-benar dapat terjadi dikehidupan mereka.
Lalu bagaimana memberi nyawa pada sebuah mimpi? Akan ada kata perjuangan, pengorbanan, ikhtiar,doa,keyakinan,semangat,kesungguhan dan pantang menyerah. Tapi aku menggabungkan itu semua menjadi satu kata yaitu "Proses".
Banyak arti yang tersimpan dibalik kata proses menurutku. Melalui proses kita akan mengetahui sejauh mana kemampuan kita, apakah kita mempunyai kepercayaan diri, dan apakah kita kuat untuk menghadapi tantangan dan rintangan yang ada di dalam "proses" itu sendiri.
Aku yakin bahwa Tuhan menyukai orang-orang yang menghargai "proses" yang terjadi dikehidupan mereka. Bukankah Tuhan Sang Maha Pencipta Yang Pling Sempurna pun menciptakan segala sesuatunya dengan proses? Misalnya dalam proses penciptaan Manusia, dari segumpal darah kemudian hingga menjadi segumpal daging dan tulang-belulang dan sampai akhirnya menjadi Manusia yang seutuhnya.
Melalui tulisan ini, aku hanya ingin berkata bahwa saat kita ingin meraih sesuatu, janganlah kita hanya melihat bahwa akan ada hasil yang baik diujung sana. Tapi kita harus meyakinkan terlebih dahulu diri kita untuk melakukan yang terbaik untuk meraih apa yang kita inginkan tadi. Percayalah hasil itu berasal dari Tuhan, dan Dia akan memberikan hasil sesuai dengan usaha yang kita lakukan. Dan itu yang selalu aku pegang dimanapun dan kapanpun aku akan melakukan segala sesuatunya dikehidupanku.
"Do the best for my life, and I believe God will give the best too for my life"-. Luke
"I HAVE A DREAM!"
Ini salah satu gambar favorit saya. dan anak kecil ini sedang melakukan "proses"!
Lalu bagaimana memberi nyawa pada sebuah mimpi? Akan ada kata perjuangan, pengorbanan, ikhtiar,doa,keyakinan,semangat,kesungguhan dan pantang menyerah. Tapi aku menggabungkan itu semua menjadi satu kata yaitu "Proses".
Banyak arti yang tersimpan dibalik kata proses menurutku. Melalui proses kita akan mengetahui sejauh mana kemampuan kita, apakah kita mempunyai kepercayaan diri, dan apakah kita kuat untuk menghadapi tantangan dan rintangan yang ada di dalam "proses" itu sendiri.
Aku yakin bahwa Tuhan menyukai orang-orang yang menghargai "proses" yang terjadi dikehidupan mereka. Bukankah Tuhan Sang Maha Pencipta Yang Pling Sempurna pun menciptakan segala sesuatunya dengan proses? Misalnya dalam proses penciptaan Manusia, dari segumpal darah kemudian hingga menjadi segumpal daging dan tulang-belulang dan sampai akhirnya menjadi Manusia yang seutuhnya.
Melalui tulisan ini, aku hanya ingin berkata bahwa saat kita ingin meraih sesuatu, janganlah kita hanya melihat bahwa akan ada hasil yang baik diujung sana. Tapi kita harus meyakinkan terlebih dahulu diri kita untuk melakukan yang terbaik untuk meraih apa yang kita inginkan tadi. Percayalah hasil itu berasal dari Tuhan, dan Dia akan memberikan hasil sesuai dengan usaha yang kita lakukan. Dan itu yang selalu aku pegang dimanapun dan kapanpun aku akan melakukan segala sesuatunya dikehidupanku.
"Do the best for my life, and I believe God will give the best too for my life"-. Luke
"I HAVE A DREAM!"
Ini salah satu gambar favorit saya. dan anak kecil ini sedang melakukan "proses"!
Friday, October 19, 2012
Ketika Tuhan memilihku
Aku adalah seorang organisator disekolahku, lebih tepatnya menjadi bagian dari "OSISMPK SMK BHAKTI ANINDYA", dan kebetulan aku telah menjabat selama satu tahun mulai dari kelas sepuluh. Dan hari itu adalah hari dimana senior-seniorku menentukan untuk memilih tiga kandidat untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua MPK.Dan akupun menjadi salah satu kandidat yang dipasangkan dengan adik kelasku. Aku memang berniat untuk menjadi seorang Pemimpin di organisasiku, lebih tepatnya belajar menjadi seorang pemimpin. Dan akhirnya aku menjadi kandidatnya.
Aku menyiapkan beberapa visi misi yang akan aku usahakan apabila aku terpilih, dan hampir tidak ada janji-janji yang bertebaran didalamnya. Aku memang tidak mau menjadi seorang pemimpi yang terlalu "muluk-muluk", aku hanya ingin realistis dengan keadaan dilapangan.
Kemudian sampailah digiliranku untuk menyampaikan visi misiku. Aku menyampaikannya dengan tenang dan dengan penuh percaya diri. Ya itu semua cara agar aku tidak terlalu terlihat nervous dihadapan rekan-rekan organisasiku.
Dan akhirnya semua kandidat telah menyampaikan visi misi nya dengan baik begitupun dengan pertanyaan-pertanyaan yang lumayan mencekik dari rekan-rekan.
BREAK...
Aku menggunakan waktu break untuk menjalankan sholat dzuhur, aku berdoa seperti ini kepadaNya.
"Ya Allah.. aku telah dipilih menjadi kandidat dengan partnerku, apa aku pantas untuk menjadi seorang pemimpin? buat aku menjadi pemimpin tak segampang orang memilih kita untuk menjadi pemimpin, tapi pemimpin mempunyai tanggung jawab yang besar. Ya Allah.. aku siap jika Engkau memilihku untuk memimpin organisasiku. Bismillah.."
Akhirnya aku kembali ke ruangan,
dan ternyata Tuhan memilihku, aku memenangkan penghitungan suara itu.. senang tapi bercampur dengan rasa tugas dan tanggung jawab yang rasanya mendesak untuk merasuk ke dalam pikiranku saat itu. Aku yakin pilihan ini berasal dari Tuhan yang disampaikan melalui tangan-tangan rekan-rekanku yang memilihku.
Bismillah...
Aku menyiapkan beberapa visi misi yang akan aku usahakan apabila aku terpilih, dan hampir tidak ada janji-janji yang bertebaran didalamnya. Aku memang tidak mau menjadi seorang pemimpi yang terlalu "muluk-muluk", aku hanya ingin realistis dengan keadaan dilapangan.
Kemudian sampailah digiliranku untuk menyampaikan visi misiku. Aku menyampaikannya dengan tenang dan dengan penuh percaya diri. Ya itu semua cara agar aku tidak terlalu terlihat nervous dihadapan rekan-rekan organisasiku.
Dan akhirnya semua kandidat telah menyampaikan visi misi nya dengan baik begitupun dengan pertanyaan-pertanyaan yang lumayan mencekik dari rekan-rekan.
BREAK...
Aku menggunakan waktu break untuk menjalankan sholat dzuhur, aku berdoa seperti ini kepadaNya.
"Ya Allah.. aku telah dipilih menjadi kandidat dengan partnerku, apa aku pantas untuk menjadi seorang pemimpin? buat aku menjadi pemimpin tak segampang orang memilih kita untuk menjadi pemimpin, tapi pemimpin mempunyai tanggung jawab yang besar. Ya Allah.. aku siap jika Engkau memilihku untuk memimpin organisasiku. Bismillah.."
Akhirnya aku kembali ke ruangan,
dan ternyata Tuhan memilihku, aku memenangkan penghitungan suara itu.. senang tapi bercampur dengan rasa tugas dan tanggung jawab yang rasanya mendesak untuk merasuk ke dalam pikiranku saat itu. Aku yakin pilihan ini berasal dari Tuhan yang disampaikan melalui tangan-tangan rekan-rekanku yang memilihku.
Bismillah...
Tuesday, October 16, 2012
12 Oktober 2012
Hari itu tanggal 12 oktober 2012..
aku bertanya-tanya dengan diriku, ada apa ditanggal ini? ada event spesial apa di tanggal 12 ini? kok rasanya beda dari hari-hari sebelumnya? apa ini sebuah hari besar? ada apa ini?
aku kebetulan saat itu sedang menjalani ujian tengah semester ku. saat dikelas dan berhadapan dengan soal-soal yang sungguh membuat aku dan pikiranku saling berkerja sama dan bekerja keras ditambah lagi dengan pertanyaan-pertanyaan yang mengelilingiku hari itu..
ulangan tengah semesterku telah selesai aku kerjakan dengan cukup baik.. kemudian aku pulang kerumah, lalu aku membuka 'twitter' ku.. dan ada sang 'Kamu' yang ada ditimeline ku, dengan menuliskan bahwa tanggal 12 oktober adalah tanggal yang cantik. haduh ada apa dengan tanggal ini? mengapa begitu spesial menurutmu juga? apa itu tanggal kenanganmu bersama mantanmu atau itu tanggal lahirmu? ya, tanggal lahir. hey aku baru ingat jika kamu berzodiak "Libra" dan bulan oktober adalah bulan dengan orang-orang berzodiak Libra.. iya aku ingat, apa ini benar-benar ulang tahunmu? ah sungguh aku tidak berhenti bertanya dan berpikir sebenarnya ada apa di tanggal yang menurutmu spesial itu?
sampai akhirnya kamu melontarkan sebuah twit bahwa kamu dilahirkan pada tanggal 12 Oktober 1988 melalui rahim seorang Ibuk dirumahsakit angkatan darat.
oke hari ini adalah hari ulang tahunmu, aku sempat bingung harus berbuat apa dihari ulang tahunmu. aku ingin melakuka sesuatu hal yang berbeda dan aku tak tahu harus berbuat apa untukmu. tapi aku telah mempersiapkan dua carik kertas untukmu yang berisikan:
Selamat ulang tahun Guruku,Sahabatku,Kakaku,Teman curhatku..
semoga panjang umur, sehat selalu dan semoga segala urusannya dimudahkan oleh Allah dan tetap menjadi kamu yang menyenangkan.
maaf aku mungkin menjadi orang yang terakhir yang sekedar memberimu ucapan seperti ini, aku memang sengaja menjadi orang terakhir, karna untukku ada banyak makna dibalik kata "terakhir" begitupun aku menaruh secercah harapan dibalik kata itu.
dan aku berharap setelah kamu melewati hari bahagiamu dengan orang-orang terkasih disekelilingmu, satu persembahan dariku ini dapat menjadi penutup manis sebelum 13 oktober datang
maaf aku tak bisa memberimu sebuah kado ataupun hadiah karnaaku yakin itu tidak menjamin dapat membuatmu bahagia.
dan satu kertas lainnya berisikan kata-kata "congratulations" beserta foto senyumanku
dan sampai akhirnya malam itu tiba. aku mengirimkan "something" ini yang kusebut persembahan sederhanaku untukmu yang selalu aku kagumi, dan aku terkejut melihat responmu yang sungguh membuatku menjadi ikut terharu dihari bahagiamu, respon yang tak pernah aku dapat sebelumnya dari dirimu. tapi aku bahagia dan sepertinya begitupun dirimu.
intinya 12 otober kemarin sangat "ajaib" dan memberikan satu kesan berharga lagi dikehidupanku yang ada kamu didalamnya.
semoga kamu tetap menjadi "elektron" yang selalu mencari kestabilannya dengan caramu yang selalu berhasil mengalihkan perhatianku..
selamat hari ke 24 tahunmu .....
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)


