Pasti ada lah ya.. salah satunya gue :)
Gue disini bukan mau ceritain alur cerita filmnya, tapi gue disini cuma mau nyampein aja pesan dari film itu menurut versi gue loh ya, kalo mau yang benernya ya tanya sama penulis ceritanya :p
Disini gue suka banget sama tokoh Merida..
Dia tuh selalu menjadi dirinya sendiri, padahal dia seorang putri kerajaan. Ya tau sendiri lah ya, biasanya kan seorang putri itu harus cantik, anggun, rapih dan selalu merawat kecantikan diri. Tapi itu gak gue temuin di Merida, dia malah suka memanah, maen ke hutan, berkuda dan sikapnya juga selalu apa adanya, walopun terkesan agak sradak-sruduk. Tapi sayang, ibunya selalu pengen Merida jadi putri kerajaan layaknya ya seorang putri. Dan disitulah konflik dimulai..
Tapi nanti di ending ceritanya akhirnya ibu nya menyadari bahwa Merida tidak bisa menjadi seorang putri kerajaan seperti yang diinginkan ibunya. Merida tetap ingin menjadi dirinya sendiri. Berbaur sama alam, selalu pergi ke hutan bersama kuda kesayangannya, latihan memanah, dan sebagainya. Memang, segala kekayaan, tahta, kekuasaan dan segalanya tak akan bisa mengalahkan seseorang yang selalu percaya dengan dirinya sendiri. Dia akan selalu percaya pada kemampuan dirinya sendiri. Selalu menjadi dirinya sendiri. Menikmati hidup dengan kemauan hati tanpa paksaan dari orang lain. Dan itu hakikatnya memang tidak akan pernah bisa dilakukan oleh siapapun....

.jpg)
.jpg)
.jpg)
No comments:
Post a Comment